Kisah Jodie Grinham, Atlet Panahan Paralimpiade Raih Medali Saat Hamil - Kompas
Kisah Jodie Grinham, Atlet Panahan Paralimpiade Raih Medali Saat Hamil
/data/photo/2024/09/01/66d469f0ae500.jpeg)
KOMPAS.com - Atlet Inggris, Jodie Grinham mencetak sejarah usai meraih medali perunggu panahan Paralimpiade Paris 2024. Dia melakukannya saat kondisi hamil.
Prestasi itu Jodie didapat dalam pertandingan panahan Paralimpiade Paris 2024 melawan rekan senegaranya, Phoebe Paterson Pine pada Sabtu (31/8/2024) waktu setempat.
Jodie tampil di Paris dengan mengukir sejarah sebagai atlet pertama yang secara terbuka menunjukkan dirinya tengah hamil saat berkompetisi di Paralimpiade.
Usai memenangkan medali perunggu, dia menjadi wanita hamil pertama yang memenangkan medali Paralimpiade.
Baca juga: Profil Saptoyogo Purnomo, Peraih Medali Perdana Indonesia di Paralimpiade Paris 2024
Jodie raih medali saat hamil besar
Jodie Grinham memenangkan perunggu panahan nomor tunggal putri mengalahkan Phoebe Paterson Pine yang meraih medali emas di Paralimpiade Tokyo 2020 dengan skor tipis 142-141.
Dilansir dari laman Archery Great Britain, Jodie lahir dengan kondisi Brachysyndactyly. Dia memiliki lengan kiri yang pendek, bahu kiri yang kurang berkembang, tidak memiliki jari, dan hanya memiliki setengah ibu jari di tangan kirinya.
Sekilas, penampilan Jodie tampak nyentrik dengan poni merah muda mencolok dan rambut panjang yang diwarnai biru di ujungnya. Namun, hal yang paling menarik perhatian adalah perut buncitnya.
Jodie saat ini tengah hamil tujuh bulan. Atlet berusia 31 tahun ini memenangkan medali perak nomor ganda campuran Paralimpiade Rio 2016.
Perut buncit membuat dia harus melakukan penyesuaian dengan meletakkan tabung anak panah lebih rendah di bagian tengah tubuh. Cara mengangkat dan memegang busur pun berubah.
Dia juga memakai sepatu datar agar dia tetap berdiri stabil dalam olahraga yang butuh konsentrasi tinggi. Meski begitu, tantangan lain muncul saat bayinya aktif bergerak.
“Bayinya tidak berhenti (bergerak). Bayinya berkata, 'apa yang kamu lakukan?' Suatu kehormatan nyata mengetahui bayinya ada di sana dan gelembung dukungan kecil yang saya miliki di perut saya," ujar Jodie, diberitakan The Guardian, Sabtu (31/8/2024).
Ibu satu anak itu sempat khawatir sang bayi akan bergerak saat pertandingan sehingga memengaruhi permainannya. Untungnya, dia rutin berlatih dengan pelatih sehingga terbiasa bertanding dan menggerakkan perut.
"Saya mengatakan, ibu mencintaimu, saya akan memelukmu sebentar lagi, lalu melanjutkan permainan saya. Kemudian, saya memberinya sedikit usapan setelahnya dan berkata semuanya baik-baik saja. Saya mendengar banyak suara, banyak detak jantung," tutur Jodie.
Baca juga: Catatan Pencapaian Medali Indonesia di Paralimpiade dari Masa ke Masa
Berharap raih medali kedua

Lihat Foto
Pada kehamilan tujuh bulan, Jodie berada pada tahap yang sama ketika mengalami persalinan prematur saat mengandung putra sulungnya Christian yang kini berusia dua tahun.
Namun, Jodie bertekad menunjukkan dia bisa menjadi pesaing yang tangguh di Paralimpiade Paris 2024 meski berada di tahap akhir kehamilan.