Sosial Media
powered by Surfing Waves
0
News
    Home Featured Leli Marlina Paralimpiade Paralimpiade Paris 2024 Pilihan

    Leli Marlina Raih Pengalaman Berharga di Paralimpiade Paris 2024 - Borneonews

    2 min read

     

    Leli Marlina Raih Pengalaman Berharga di Paralimpiade Paris 2024

    Borneonews - Jakarta, Atlet para tenis meja Indonesia, Leli Marlina, telah memperoleh pengalaman berharga dari partisipasinya di Paralimpiade Paris 2024. Pengalaman ini akan dimanfaatkan untuk mencapai targetnya berkompetisi di Paralimpiade Los Angeles pada tahun 2028.

    Dalam babak delapan besar pada nomor tunggal putri klasifikasi TT5, Leli Marlina tidak mendapat keberuntungan pada undian yang mempertemukannya dengan wakil dari China, Zhang Bian. Zhang Bian, yang berusia 38 tahun, dikenal sebagai legenda dalam olahraga tenis meja untuk klasifikasi TT5. Sejak debutnya di Paralimpiade 2008, ia berhasil meraih tujuh medali emas dalam kategori tunggal dan ganda.

    Sebagai debutan di ajang Paralimpiade, Leli hanya mampu memberikan sedikit perlawanan pada set pertama di arena South Paris 4 yang berlangsung pada dini hari WIB. Namun, di set kedua dan ketiga, Zhang Bian menunjukkan dominasi yang tak terbendung. Leli Marlina harus mengakui kekalahannya dengan skor 0-3, dengan rincian set 10-12, 5-11, dan 4-11.

    "Pertandingan ini sangat luar biasa. Dia adalah atlet nomor satu di kelas ini. Penempatan bola dari pemain China ini sangat baik," ungkap Leli Marlina dalam keterangan resmi. Meskipun mengalami kekalahan, Leli merasa bangga bisa berpartisipasi dan merasakan atmosfer kompetisi di Paralimpiade Paris 2024. Atlet berusia 25 tahun ini memiliki misi besar untuk berprestasi di turnamen mendatang, terutama mengincar tiket ke Paralimpiade Los Angeles 2028.

    "Saya tidak menyangka bisa berada di tahap ini. Ke depan, saya akan berlatih lebih keras agar kualitas permainan saya semakin baik. Saya juga perlu mempersiapkan mental," tambahnya.

    Pelatih para tenis meja Indonesia, Andre Gunaya, menilai bahwa Paralimpiade Paris memberikan pengalaman bermakna bagi Leli Marlina. Menurut Andre, Leli sudah berjuang sebaik mungkin, namun perbandingan pengalaman dan skill dengan atlet China menjadi faktor yang membedakan.

    "Pada pertandingan ini, Leli sudah berusaha, tetapi dia kalah dalam hal pengalaman dan harus diakui bahwa atlet dari China lebih unggul dalam keterampilan. Dari sini, kami mendapatkan evaluasi yang sangat berharga," jelasnya.

    Dengan masih tersisa waktu yang cukup, Leli Marlina dan para atlet tenis meja Indonesia diharapkan dapat berlatih lebih keras untuk meraih tiket ke Paralimpiade Los Angeles 2028. Andre menegaskan bahwa di Paralimpiade yang akan datang di Amerika Serikat, tujuan tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi diharapkan bisa membawa pulang medali.

    "Paralimpiade 2024 ini menjadi gambaran bagi tim pelatih untuk melaksanakan evaluasi ke depannya, agar atlet kami dapat bersaing dengan wakil dari China, Korea, dan Eropa," ujar Andre Gunaya, memberikan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

    ANTARA

    Komentar
    Additional JS