Ketegasan PSSI Dipertanyakan, Wasit Cadangan PON XXI antara Aceh-Sulteng Masih Ditugaskan di Liga 2 Indonesia - Jawa Pos
Ketegasan PSSI Dipertanyakan, Wasit Cadangan PON XXI antara Aceh-Sulteng Masih Ditugaskan di Liga 2 Indonesia - Jawa Pos

JawaPos.com-Ketegasan PSSI kembali dipertanyakan publik sepak bola Indonesia. Kasus dugaan pemukulan yang melibatkan perangkat pertandingan pada laga delapan besar PON XXI Cabor Sepak Bola antara Aceh melawan Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga kini belum menemukan titik terang. Salah satu wasit yang diduga terlibat dalam insiden itu, Fadli Nurdiana, asal Asprov PSSI DKI Jakarta, terlihat masih bertugas sebagai wasit cadangan di pertandingan Liga 2 antara Persipura Jayapura melawan Persela Lamongan berdasarkan data Daftar Susunan Pemain (DSP) resmi dari website PT Liga Indonesia Baru LIB.
Hal ini menimbulkan reaksi keras di kalangan pecinta sepak bola nasional, yang menilai bahwa investigasi terkait dugaan kasus tersebut belum selesai, namun yang bersangkutan sudah kembali mendapatkan tugas di kompetisi resmi PSSI. Kritikan ini disuarakan melalui unggahan akun Instagram Forum Wasit Indonesia (@forumwasitindonesia), yang turut mengungkapkan kejanggalan penugasan wasit tersebut meskipun masih dalam pemeriksaan PSSI melalui tim investigasi tersebut dipimpin oleh Ketua Komite Banding PSSI Ali Mukartono.
Baca Juga: Berhasil Capai 3 Digit Pertama dalam Hidup: Inilah Daftar Shio Paling Cuan Minggu Ini Menurut Astrologi TiongkokKasus ini bermula dari insiden dalam pertandingan antara Aceh dan Sulawesi Tengah di PON XXI, di mana terjadi pemukulan yang diduga melibatkan perangkat pertandingan. Investigasi pun dilakukan oleh PSSI terhadap tujuh perangkat pertandingan, termasuk Fadli Nurdiana, yang saat itu bertindak sebagai wasit cadangan. Namun, di tengah proses investigasi yang belum rampung, Fadli Nurdiana terlihat masih mendapatkan tugas sebagai wasit cadangan dalam pertandingan Liga 2.
Unggahan di Instagram Forum Wasit Indonesia dengan jelas menyoroti fakta ini, menyebutkan bahwa belum ada kejelasan terkait hasil investigasi PSSI, namun Fadli Nurdiana sudah kembali dipercaya memimpin pertandingan. Kondisi ini menimbulkan keraguan publik terhadap transparansi dan ketegasan PSSI dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan integritas wasit dan perangkat pertandingan.
"Apakah sidang dan investigasi yang dilakukan oleh PSSI terhadap tujuh perangkat pertandingan, termasuk wasit Fadli Nurdiana, sudah ada hasilnya sehingga wasit tersebut bisa ditugaskan?" tulis akun Forum Wasit Indonesia dalam unggahannya.
Pertanyaan tersebut langsung mendapat banyak tanggapan dari netizen, yang merasa bahwa PSSI perlu memberikan klarifikasi terkait status investigasi dan penugasan wasit ini. Banyak yang khawatir bahwa kasus ini akan berakhir tanpa solusi yang memuaskan, dan integritas sepak bola Indonesia akan kembali dipertanyakan.
Kasus ini membuka kembali wacana terkait lemahnya pengawasan dan penegakan disiplin terhadap wasit dan perangkat pertandingan di sepak bola Indonesia. PSSI sebagai badan yang bertanggung jawab terhadap tata kelola sepak bola nasional, termasuk perwasitan, dinilai tidak tegas dalam memberikan sanksi atau pembatasan tugas bagi wasit yang tengah dalam proses investigasi.
Munculnya kembali Fadli Nurdiana di Liga 2, meskipun sedang dalam pemeriksaan terkait dugaan kasus serius di PON XXI, menjadi cerminan bahwa pengawasan terhadap perangkat pertandingan belum berjalan optimal. Padahal, integritas wasit sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan kompetisi.
Kritik ini sejalan dengan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat sepak bola tanah air. Mereka berharap bahwa setiap perangkat pertandingan yang sedang dalam pemeriksaan, terutama terkait dugaan pelanggaran serius seperti pemukulan atau indikasi pengaturan skor, seharusnya dibebastugaskan sementara hingga investigasi selesai dan ada keputusan yang jelas dari PSSI.
"Jelas-jelas wasit yang masih dalam investigasi terkait kasus/berita yang menggemparkan nasional saja nyatanya masih bisa bertugas di kompetisi resmi PSSI, Liga 2 Indonesia," lanjut unggahan dari Forum Wasit Indonesia tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari PSSI atau departemen perwasitan terkait penugasan Fadli Nurdiana. Publik pun masih menunggu klarifikasi dari PSSI terkait status investigasi yang dilakukan terhadap perangkat pertandingan pada laga Aceh melawan Sulteng di PON XXI. Kasus ini menjadi ujian bagi PSSI dalam menegakkan kedisiplinan dan memastikan bahwa setiap perangkat pertandingan yang terlibat dalam dugaan pelanggaran serius diproses dengan adil dan transparan.
Tapi, Yunus Nusi mengonfirmasi bahwa Rizki telah dipanggil dan diperiksa. "Iya Senin (23/9) sudah kami periksa (Muhammad Rizki). Tapi belum (ada keputusan), masih ada beberapa yang terpanggil, ada beberapa perkembangan untuk pemanggilan-pemanggilan perangkat pertandingan dan pihak-pihak lainnya," ucap Yunus ditemui di GBK Arena, Jakarta.
Lantas kapan investigasi pemukulan wasit dan dugaan match fixing di PON 2024 tuntas? Yunus Nusi kali ini tidak bisa memperkirakan apalagi memberikan jawaban pasti.yhg6ú di
Jadi, Yunus Nusi meminta semua pihak untuk bersabar karena tim investigasi masih terus bekerja. "Nah saya belum bisa prediksi seperti sebelumnya kemarin kita harapkan Senin selesai," ucapnya.
"Tapi ternyata dalam beberapa penuturan para saksi ada beberapa pengembangan yang mengharuskan tim untuk memanggil beberapa pihak lain," pungkas Yunus Nusi.
Dalam beberapa tahun terakhir, integritas wasit di sepak bola Indonesia kerap menjadi sorotan, terutama terkait isu pengaturan skor dan keputusan-keputusan kontroversial di lapangan. Kasus ini menambah daftar panjang persoalan yang melibatkan perangkat pertandingan, yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam menjaga sportifitas di lapangan.
Publik tentu berharap bahwa PSSI dapat bertindak tegas dan transparan dalam menangani kasus ini. Jika tidak, kekhawatiran tentang lemahnya pengawasan terhadap wasit dan perangkat pertandingan akan terus berkembang, dan dapat merusak citra sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Kasus ini juga menjadi pelajaran penting bagi PSSI dalam hal penegakan disiplin dan transparansi. Masyarakat sepak bola tanah air tentu menginginkan sebuah sistem yang adil, di mana setiap perangkat pertandingan yang tengah dalam investigasi mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan status mereka. Apabila terbukti bersalah, sanksi tegas harus diberikan demi menjaga integritas sepak bola nasional.
Namun, di sisi lain, jika ternyata tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh Fadli Nurdiana, maka PSSI juga harus segera memberikan klarifikasi kepada publik. Penjelasan ini penting agar masyarakat tidak terus mempertanyakan integritas dan ketegasan PSSI dalam menangani masalah-masalah yang melibatkan perangkat pertandingan.
Dengan segala perhatian yang kini tertuju pada kasus ini, PSSI diharapkan bisa segera memberikan pernyataan resmi. Bagaimanapun juga, sepak bola Indonesia membutuhkan wasit-wasit yang berintegritas dan kompeten agar setiap pertandingan dapat berjalan dengan sportif dan adil.
Kasus penugasan Fadli Nurdiana di Liga 2 meskipun masih dalam proses investigasi PSSI memicu pertanyaan serius dari publik. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari PSSI terkait status investigasi tersebut. Kasus ini menjadi refleksi atas pentingnya ketegasan, transparansi, dan pengawasan yang lebih baik dalam tata kelola perwasitan sepak bola Indonesia. (*)
Baca Juga
- Link Siaran Langsung Big Match Liga Champions: Atlético Madrid vs Real Madrid di Vidio - Dunia Bola com
- Link Siaran Langsung Big Match Liga Champions: Bayern vs Leverkusen di Vidio - Ragam Bola
- Link Live Streaming Persela Lamongan Vs Persijap Jepara dan Bhayangkara FC Vs PSKC ke Babak Play Off - Halaman all - Tribun Wow
- Respons PSSI Soal Wasit Kontroversial PON 2024 Muncul di Liga 2, Hasil Investigasi Belum Juga Diumumkan - Semua Halaman - Bolasport
- Siaran Langsung Big Match BRI Liga 1: Persebaya Surabaya vs Persib Bandung di Vidio - Indonesia Bola com
- Link Live Streaming Big Match Liga Champions: Real Madrid vs Atletico Madrid di Vidio - On Off Liputan6
- Ketegasan PSSI Dipertanyakan, Wasit Cadangan PON XXI antara Aceh-Sulteng Masih Ditugaskan di Liga 2 Indonesia - Jawa Pos
- Peran Gelandang Persib Marc Klok di Balik Kerja Sama PSSI-KNVB untuk Kembangan Sepak Bola Usia Muda - Tribunjabar
- Bocoran dari Exco PSSi, Striker Tajam Haus Gol Ini Segera Gabung Timnas Indonesia - Viva
Komentar
Posting Komentar