Sosial Media
powered by Surfing Waves
0
News
    Home Basket Kursi Roda Featured Paralimpiade Paris 2024 Pilihan

    Mengenal Olahraga Bola Basket Kursi Roda yang Jadi Sorotan di Paralimpiade Paris 2024 - Halaman all - Tribunkaltim

    4 min read

     

    Mengenal Olahraga Bola Basket Kursi Roda yang Jadi Sorotan di Paralimpiade Paris 2024 - Halaman all - Tribunkaltim

    TRIBUNKALTIM.CO - Setelah Kemeriahan Olimpiade paris 2024 yang sudah berakhir, kini saatnya Paralimpiade 2024 unjuk gigi.

    Paralimpiade 2024 diselenggarakan mulai 28 Agustus hingga 8 September mendatang dan salah satu cabang olahraga yang menjadi sorotan adalah bola basket kursi roda.

    Menurut informasi dari olympics.com, olahraga bola basket kursi roda termasuk cabor yang dikompetisikan pada awal penyelenggaraan Paralimpiade. 

    Sejak Paralimpiade tahun 1960, bola basket kursi roda mulai ditampilkan oleh para atlet laki-laki. 

    Bola basket kursi roda ini awalnya dikembangkan untuk rehabilitasi bagi prajurit Perang Dunia II di Amerika Serikat.

    Baca juga: 10 Atlet Olimpiade Paris 2024 yang Viral Karena Gayanya

    Kemudian, bola basket kursi roda ini juga dikembagkan di Inggris. Adalah Sir Ludwig Guttmann yang mengembangkan olahraga serupa yang disebut bola jaring kursi roda di Rumah Sakit Rehabilitasi Tulang Belakang di Stoke Mandeville, Inggris Raya di Stoke Mandeville.

    Setelah dua negara ini mengembangkan bola basket kursi roda, popularitasnya semakin menanjak saat tim AS mengikuti pertandingan internasional Stoke Mandeville Inggris.

    Hal ini membuat minat terhadap bola basket kursi roda makin meningkat dan berkembang di seluruh Eropa.

    Setelah itu, turnamen nasional pertama diadakan di Illinois, AS, dengan enam tim pada tahun 1949. Pada tahun yang sama, Asosiasi Basket Kursi Roda Nasional (NWBA) dibentuk di AS.

    Makin meningkatnya peminat di cabang olahraga ini, di tahun 1960 bola basket kursi roda dimainkan di panggung dunia pada paralimpiade di Roma, Italia dan sekarang dipraktikkan di hampir 100 negara.

    Bola basket kursi roda telah berkembang menjadi olahraga paralimpiade yang cepat dan penuh kejutan. 

    Baca juga: Sifan Hassan Pecahkan Rekor Baru dan Berhasil Raih Medali Emas Marathon Putri Olimpiade Paris 2024

    Pada Paralimpiade Rio 2016, 12 tim putra dan 10 tim putri bertanding untuk memperebutkan dua medali.

    Bola basket kursi roda merupakan salah satu dari 8 cabang olahraga yang menjadi bagian dari paralimpiade tahun 1960 di Roma, Italia. 

    Pada saat yang sama, negara-negara Eropa lainnya juga membuat kemajuan dalam pengembangan bola basket kursi roda. 

    Kompetisi antarklub di tingkat benua. Sehingga, kesempatan ini dijadikan ajang meningkatkan keterampilan bagi beberapa negara yang teribat karena bisa lebih kompetitif di tingkat internasional.

    Hingga kini, bola basket kursi roda terus menjadi sorotan di setiap paralimpiade, termasuk di Paralimpiade Paris 2024. 

    Dengan ketatnya persaingan dan peningkatan kualitas pertandingan, olahraga ini terus menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.

    Baca juga: Besaran Bonus untuk Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah usai Meraih Emas Olimpiade Paris 2024

    Sayangnya, di Paralimpiade 2024 Paris yang berlangsung di Prancis, Indonesia tidak memiliki perwakilan atlet yang bertanding di cabang olahraga bola basket kursi roda.

    Untuk Asia sendiri, hanya tim wanita dari Tiongkok dan Jepang yang berpartisipasi dalam cabang olahraga bola basket kursi roda ini. 

    Baik Tiongkok dan Jepang kini bersaing di grup yang berbeda dengan harapan mampu melaju ke babak knockout cabang olahraga bola basket kursi roda di ajang Paralimpiade 2024 Paris.

    Bola basket kursi roda telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Paralimpiade sejak tahun 1960 untuk kategori putra, dan 1968 untuk kategori putri. 

    Olahraga ini menggabungkan kecepatan, keterampilan, dan kerja sama tim dalam satu permainan yang menarik.

    Perbedaan utama antara bola basket kursi roda dan bola basket biasa terletak pada cara menggiring bola. 

    Baca juga: Bungkam Prancis di Final Bola Olimpiade Paris 2024, Spanyol Raih Medali Emas

    Pemain bola basket kursi roda harus mengoper atau memantulkan bola setelah setiap dua kali dorongan roda, sedangkan pemain bola basket biasa dapat menggiring bola sambil berlari.

    Kursi roda yang digunakan dalam pertandingan bola basket kursi roda memiliki persyaratan khusus, seperti rangka yang kuat, roda anti-tip, dan desain yang disesuaikan dengan tubuh dan peran pemain di lapangan. 

    Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para atlet selama pertandingan.

    Popularitas bola basket kursi roda terus meningkat, dengan lebih dari 108 negara di seluruh dunia yang telah menjadikan olahraga ini sebagai bagian dari budaya olahraga mereka. (*)

    Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

    Komentar
    Additional JS